SIMULASI KARAKTERISTIK TERMAL PADA RUMAH BANJAR BUBUNGAN TINGGI DENGAN KOMPUTASI DINAMIKA FLUIDA

  • M Rizki Ikhsan Universitas Sari Mulia
  • Madschen Sia Mei Ol Siska Universitas Sari Mulia
  • Nur Hidayah Universitas Sari Mulia
Kata Kunci: karakteristik termal, rumah Banjar, bubungan tinggi, CFD

Abstrak

Rumah adat Banjar dengan atap tinggi (Bubungan Tinggi) merupakan rumah adat yang diperuntukkan bagi kalangan bangsawan kerajaan. Di zaman modern, jenis bangunan ini digunakan sebagai desain arsitektur bangunan pemerintahan. Rumah adat sebagai warisan budaya mengandung kearifan lokal, dimana rumah didesain agar mampu beradaptasi dengan lingkungan, sehingga orang yang tinggal di dalamnya dapat merasa nyaman. Pada penelitian ini, dikaji karakteristik termal dari rumah Banjar bubungan tinggi, dengan menggunakan metode simulasi CFD. Hasil yang didapatkan bahwa desain atap bubungan tinggi sangat menguntungkan dalam hal serapan energi matahari, dimana atap tersebut mempunyai koefisien geometri (Rb) kecil, sehingga tidak banyak terpapar secara frontal terhadap sinar matahari. Bentuk atap tinggi juga akan menimbulkan banyak bayangan yang menaungi dengan maksimal. Pada hasil simulasi CFD, didapatkan bahwa atap bubungan tinggi menjadi tempat terkumpulnya udara panas, dikarenakan perbedaan tekanan dan gaya apung udara, sehingga udara panas akan naik dan terkumpul di atap yang lebih tinggi. Untuk menghindari terkumpulnya udara panas yang lebih banyak, maka rekayasa mekanik yang dapat dilakukan adalah dengan memasang blower yang dapat menghembus udara panas ke lingkungan, sehingga dapat membantu sirkulasi udara ruangan.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

R. Y. Sandi, I. Garniwa, T. H. Panjaitan, and D. M. Pratiwi, “Building energy efficiency and conservation on air conditioning loads (Case study: residential and building development information center in Makassar),†in IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 2019, vol. 399, no. 1, p. 12086.

C. Y. Lee, S. Kaneko, and A. Sharifi, “Effects of building types and materials on household electricity consumption in Indonesia,†Sustain. Cities Soc., vol. 54, p. 101999, 2020.

I. S. Muhammad, “Tanggapan terhadap Iklim sebagai Perwujudan Nilai Vernakular pada Rumah Bubungan Tinggi,†LANTING J. Archit., vol. 1, no. 2, pp. 68–137, 2012.

H. Razak, “IDENTIFIKASI KONDISI TERMAL PADA BANGUNAN TRADISIONAL STUDI KASUS RUMAH BUBUNGAN TINGGI DI MARTAPURA,†2019.

W. Aqli, “Anatomi Bubungan Tinggi sebagai rumah tradisional utama dalam kelompok rumah Banjar,†NALARs, vol. 10, no. 1, 2011.

A. J. Noor and N. Fajriah, “BASIC GEOMETRY SKILLS AT RUMAH BUBUNGAN TINGGI OF BANJARESE IN SOUTH KALIMANTAN.â€

M. Rizali, “ANALISIS AWAL PERPINDAHAN PANAS DINDING TROMBE BERALUR,†in PROSIDING SEMINAR NASIONAL LINGKUNGAN LAHAN BASAH, 2020, vol. 5, no. 3, pp. 126–133.

M. Alizadeh and S. M. Sadrameli, “Numerical modeling and optimization of thermal comfort in building: central composite design and CFD simulation,†Energy Build., vol. 164, pp. 187–202, 2018.

W. S. Moustafa, I. R. Hegazy, and M. M. Eldabousy, “Roof geometry as a factor of thermal behavior: simulation based study of using vaults and domes in the Middle East zone,†Int. J. Low-Carbon Technol., vol. 13, no. 3, pp. 204–211, 2018.

M. P. G. Sirimanna and R. A. Attalage, “A model for analyzing the thermal performance of roof configurations with flat inclined surfaces,†Energy Build., vol.

, pp. 122–132, 2016.

A. N. Maulana, A. K. Samlawi, and M. Rijali, “ANALISIS PENGARUH LEBAR CELAH UDARA PADA CHANNEL OUTLET TERHADAP KONDISI RUANGAN DAN DAYA LISTRIK DENGAN MEMANFAATKAN PANEL SURYA,†Sci. J. Mech. Eng. Kinemat., vol. 3, no. 1, pp. 17–32, 2018.

Diterbitkan
2021-11-23
##submission.howToCite##
[1]
M. R. Ikhsan, M. S. M. Ol Siska, dan N. Hidayah, “SIMULASI KARAKTERISTIK TERMAL PADA RUMAH BANJAR BUBUNGAN TINGGI DENGAN KOMPUTASI DINAMIKA FLUIDA”, SJMEkinematika, vol. 6, no. 2, hlm. 99-106, Nov 2021.