ANALISIS UNJUK KERJA AGITATOR BLADE HELICAL RIBBON UNTUK PENGADUKAN BAHAN BAKU BIOGAS
Abstrak
Biogas adalah sumber energi alternatif yang sangat terjangkau. Untuk meningkatkan hasil produksi biogas, beberapa penelitian menerapkan proses pengadukan, salah satunya adalah proses pengadukan secara mekanis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun dan menguji efektivitas dari agitator blade helical ribbon terhadap homogenitas bahan baku biogas. Parameter desain yang diperhatikan antara lain torsi, gaya, dan daya untuk menggerakkan agitator. Parameter unjuk kerja agitator adalah kestabilan kecepatan putaran dan total dissolved solid (TDS) dari campuran kotoran sapi dan air (slurry). Agitator yang telah dirancang memiliki torsi 8,203 N.m, gaya pengadukan 372,849 N, dan daya yang diperlukan untuk menggerakkan agitator adalah sebesar 143,491 watt atau 0,192 HP. Nilai rasio TDS rerata pada kecepatan putaran 10 rpm adalah 1,35 dengan simpangan baku 0,20; pada kecepatan putaran 30 rpm nilai rasio TDS rerata adalah 1,37 dengan simpangan baku 0,07; dan pada kecepatan putaran 50 rpm nilai rasio TDS rerata adalah 1,80 dengan simpangan baku 0,04. Semakin tinggi kecepatan putaran agitator maka rasio TDS slurry juga akan semakin tinggi. Semakin tinggi nilai rasio TDS, maka semakin efektif proses pengadukan. Semakin kecil simpangan baku nilai rasio TDS, maka semakin homogen slurry di dalam biodigester.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
M. J. Burke and J. C. Stephens, “Political power and renewable energy futures: A critical review,†Energy Res. Soc. Sci., vol. 35, no. October, pp. 78–93, 2018, doi: 10.1016/j.erss.2017.10.018.
Tim Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional, “Indonesia Energy Out Look 2019,†J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2019.
M. Mu’ammar and A. Ghofur, “Pengaruh Aktivasi Fisika Arang Kayu Laban Terhadap Efektivitas Pemurnian Biogas & Unjuk Kerja Mesin Generator-Set,†Sci. J. Mech. Eng. Kinemat., vol. 1, no. 1, pp. 11–24, 2016, doi: 10.20527/sjmekinematika.v1i1.24.
R. Subagyo and R. Wijaya, “Pembuatan Biogas Dengan Variasi Starter Ragi Dan Kotoran Sapi Berbahan Baku Sampah Organik,†Sci. J. Mech. Eng. Kinemat., vol. 2, no. 1, pp. 53–65, 2017, doi: 10.20527/sjmekinematika.v2i1.36.
A. Rianur and A. Ghofur, “Pengaruh Aktivasi Kimia Arang Kayu Laban Terhadap Efektivitas Pemurnian Biogas & Unjuk Kerja Generator-Set,†Sci. J. Mech. Eng. Kinemat., vol. 2, no. 1, pp. 27–35, 2017, doi: 10.20527/sjmekinematika.v2i1.34.
A. K. Samlawi and H. Sajali, “Efektivitas Penggunaan Arang Tempurung Kelapa, Arang Amerika, Arang Kayu Laban Dan Arang Kayu Galam Terhadap Pemurnian Biogas,†Sci. J. Mech. Eng. Kinemat., vol. 6, no. 2, pp. 162–173, 2021, doi: 10.20527/sjmekinematika.v6i2.200.
B. Singh, Z. Szamosi, and Z. Siménfalvi, “Impact of mixing intensity and duration on biogas production in an anaerobic digester: a review,†Crit. Rev. Biotechnol., vol. 40, no. 4, pp. 508–521, 2020, doi: 10.1080/07388551.2020.1731413.
A. Lebranchu et al., “Impact of shear stress and impeller design on the production of biogas in anaerobic digesters,†Bioresour. Technol., vol. 245, pp. 1139–1147, 2017, doi: 10.1016/j.biortech.2017.07.113.
R. Mohammadrezaei, S. Zareei, and N. Behroozi-Khazaei, “Improving the performance of mechanical stirring in biogas plant by computational fluid dynamics (CFD),†Agric. Eng. Int. CIGR J., vol. 19, no. 4, pp. 91–97, 2017.
B. Singh, Z. Szamosi, and Z. Siménfalvi, “Comparison of mixing efficiency of different impellers for agitation of slurry in anaerobic digester,†AIP Conf. Proc., vol. 2273, no. November, 2020, doi: 10.1063/5.0024243.
N. N. Aiman and S. Samion, “Evaluation of Drag and Lift Forces of Grooved Cylinders in Wind Tunnel,†no. June, pp. 1–8, 2020.
M. Yogatama and R. Trisno, “Studi Koefisien Drag Aerodinamika pada Model Ahmed Body Terbalik Berbasis Metode Numerik,†J. Tek. Mesin, vol. 7, no. 1, p. 10, 2018, doi: 10.22441/jtm.v7i1.2235.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-nd4.footer##









