ANALISIS KUALITAS DAN NILAI EKONOMIS PELLET KAYU GELAM
Abstrak
Kayu gelam merupakan spesies yang tumbuh secara alami di hutan rawa dan banyak ditemukan di hutan rawa gambut Kalimantan Selatan. Ketersediaan bahan baku kayu gelam yang melimpah di wilayah ini dan kebutuhan akan energi berbasis biomassa, maka pelet kayu dari kayu gelam dapat menjadi sebuah solusi. Dalam penelitian ini, dilakukan evaluasi terhadap kualitas pelet kayu gelam yang mencakup nilai kalor, berat jenis, dan uji tekan. Selain itu, analisis ekonomi pelet kayu gelam juga dilakukan. Penelitian ini menggunakan perekat berupa tapioka dan terigu, variasi persentase perekat 0%, 5%, 10%, 15%, dan ukuran serbuk 40 mesh, 50 mesh, dan 60 mesh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor menurun seiring semakin kecilnya ukuran serbuk kayu gelam dan perekat tapioka memberikan nilai kalor terbaik. Ukuran mesh yang lebih besar cenderung menghasilkan nilai uji tekan yang lebih tinggi serta berat jenis yang lebih padat. Dari segi ekonomi, pelet kayu gelam relatif lebih murah dan mudah didapatkan.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
[2] Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, “Atlas Kayu Indonesia Jilid IV,” Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah, 2014. https://pddi.lipi.go.id/atlas-kayu-indonesia-jilid-iv/ (accessed Sep. 04, 2021).
[3] I. Muzi and S. A. Mulasari, “PERBEDAAN KONSENTRASI PEREKAT ANTARA BRIKET BIOARANG TANDAN KOSONG SAWIT DENGAN BRIKET BIOARANG TEMPURUNG KELAPA TERHADAP WAKTU DIDIH AIR,” Kes Mas J. Fak. Kesehat. Masy., vol. 8, no. 1, Mar. 2014, doi: 10.12928/KESMAS.V8I1.1036.
[4] Lestari, Lina., Aripin., Yanti., Zainudin., Sukmawati., Dan Marliani. 2010. Analisis Kualitas Briket Arang Tongkol Jagung Yang Menggunakan Bahan Perekat Sagu Dan Kanji. Jurnal Aplikasi Fisika. Vol. 25 No. 02.
[5] Sartika, Marina. 2013. Kualitas crackers Daun Pepaya (Carica Papaya L.) Dengan Subtitusi Pati Batang Aren (Arenga Pinnata Merr.). Universitas Atma Jaya. Yogyakarta.
[6] S. Mustamu and G. Pattiruhu, “Pembuatan Biopelet Dari Kayu Putih Dengan Penambahan Gondorukem Sebagai Bahan Bakar Alternatif,” J. Hutan Pulau-Pulau Kecil, vol. 2, no. 1, pp. 91–100, 2018, doi: 10.30598/jhppk.2018.2.1.91.
[7] Aquino Gandhi, B., pengaruh variasi jumlah campuran perekat Terhadap karakteristik briket arang tongkol jagung. 2009, Universitas Negeri Semarang.
[8] Callister, W. D., & Rethwisch, D. G. (2018). Materials Science and Engineering: An Introduction. John Wiley & Sons.
[9] Kamperidou, V. (2022). Quality analysis of commercially available wood pellets and correlations between pellets characteristics. Energies, 15(8), 2865.
[10] Saletnik, B., Saletnik, A., Zaguła, G., Bajcar, M., & Puchalski, C. (2022). The Use of Wood Pellets in the Production of High Quality Biocarbon Materials. Materials, 15(13), 4404.
[11] Spirchez, C., & Lunguleasa, A. (2022). Torrefaction of spruce, beech, and oak pellets in order to improve calorific value. BioResources, 17(4), 6804.
[12] S. Suwadji, F. Kehutanan, I. Pertanian, and S. Yogyakarta, “Charecteristic of Wood Pellet from Teakwood Waste,” vol. 8, no. November, pp. 47–58, 2018.
[13] Stolarski, M. J., Stachowicz, P., & Dudziec, P. (2022). Wood pellet quality depending on dendromass species. Renewable Energy, 199, 498-508.
[14] Dieter, G. E., & Schmidt, L. C. (2012). Engineering Design: A Materials and Processing Approach. McGraw-Hill Education.
[15] Shigley, J. E., Mischke, C. R., & Budynas, R. G. (2004). Mechanical Engineering Design. McGraw-Hill.
[16] S. Suryaningsih, P. M. Anggraeni, and O. Nurhilal, “Pengaruh Ukuran Partikel Terhadap Kualitas Termal Dan Mekanik Briket Campuran Arang Sekam Padi Dan Kulit Kopi,” J. Mater. dan Energi Indones., vol. 9, no. 2, p. 79, 2019, [Online]. Available: http://jurnal.unpad.ac.id/jmei/article/view/26351.
[17] Paktiawal, A., & Alam, M. (2022). Temperature effect on compressive strength and quality grading of standard grade concrete with partial replacement of natural coarse aggregate by burnt wood pellet aggregate. Materials Today: Proceedings, 56, 574-580.
[18] Z. Maskur, D. A. Nugroho, P. T. Pembangkitan, and J. Bali, “Analisa Karakteristik Biomasa untuk Cofiring pada Pembangkit Batubara di Indonesia,” p. 394, 2021.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##









