EFFECT OF VARIATIONS IN HEATING TEMPERATURE AND COOLING MEDIA ON THE HARDNESS AND MICROSTRUCTURE OF STEEL ST 41 HARDENING METHOD

  • Hajar Isworo Universitas Lambung Mangkurat
  • Najib Rahman Universitas Lambung Mangkurat
Kata Kunci: Hardening, Holding Time, Media Pendingin, Nilai Kekerasan, Struktur Mikro

Abstrak

Baja ST 41 merupakan salah satu dari jenis baja golongan baja karbon rendah dan dapat ditingkatkan lagi sifat mekaniknya dengan cara proses perlakuan panas. Hardening merupakan proses perlakuan panas yang bertujuan untuk meningkatkan kekerasan serta kekuatan baja dengan cara pemanasan, penahanan dan pendinginan dalam interval waktu dan media pendingin tertentu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur pemanasan dan media pendingin terhadap kekerasan dan struktur mikro baja ST 41. Proses hardening dilakukan pada temperatur austenit (850oC, 900oC dan 950oC) dengan waktu tahan (holding time) 15 menit kemudian didinginkan cepat menggunakan media pendingin aquades, oli SAE 20W-50, dan air kelapa. Hasil pengujian menunjukkan nilai kekerasan optimum adalah 326,2 HV pada temperatur pemanasan 850oC dengan media pendingin air dan kekerasan minimum 153,1 HV pada temperatur pemanasan 950oC dengan media pendingin oli SAE 20W-50, sementara hasil pengujian struktur mikro setelah proses hardening memperlihatkan struktur yang terbentuk adalah martensit dan bainit. Dari
penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa proses hardening dapat menaikkan nilai kekerasan pada baja ST 41.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

H. Purwanto, Diktat Material Teknik. Semarang: Teknik Mesin UNWAHAS, 2012.

A. Mustofa, S. Jokosisworo, and A. Wibawa Budi S., “Jurnal teknik perkapalan,†Tek. Perkapalan, vol. 6, no. 2, pp. 199–206, 2018.

W. D. Callister, Materials science and engineering: An introduction (8th edition), vol. 12, no. 1. Hoboken: John Wiley & Sons, Inc, 2009.

F. . Campbell, Elements of Metallurgy and Engineering Alloys. SM International, 2008.

R. Adawiyah, Murdjani, and A. Hendrawan, “Pengaruh Perbedaan Media Pendingin Terhadap Strukturmikro Dan Kekerasan Pegas Daun Dalam Proses Hardening,†Poros Tek., vol. 6, no. 2, pp. 88–95, 2014.

M. Bahtiar and Supramono, “Pengaruh media pendingin minyak pelumas sae 40 pada proses quenching dan tempering terhadap ketangguhan baja karbon rendah,†2014.

A. Pramono, “Karakteristik Mekanik Proses Hardening Baja Aisi 1045 Media Quenching Untuk Aplikasi Sprochet Rantai,†J. Ilm. Tek. Mesin Cakra M, vol. 5, no. 1, pp. 32–38, 2011.

I. K. Suarsana, I. N. Santhiarsa, and D. P. Negara, “Pengaruh Perlakuan Temperatur dan Media Pendinginan Terhadap Sifat Ketangguhan Baja AISI 3215,†J. METTEK, vol. 4, no. 1, p. 23, 2018, doi: 10.24843/mettek.2018.v04.i01.p04.

Diterbitkan
2020-06-22
##submission.howToCite##
[1]
H. Isworo dan N. Rahman, “EFFECT OF VARIATIONS IN HEATING TEMPERATURE AND COOLING MEDIA ON THE HARDNESS AND MICROSTRUCTURE OF STEEL ST 41 HARDENING METHOD”, SJMEkinematika, vol. 5, no. 1, hlm. 37-50, Jun 2020.